My life is My World … Inspiring People … Give the best everytime

13 Januari 2011, menjelajahi Gunung Manglayang …

Libur, mungkin semua orang senang, tapi tak jarang diantara kita yang merasa bosan, terkungkung aktivitas yang tak menentu. Kadang, aku merasa senang, dilain pihak aku juga terkadang bosan. Bukan salah waktu yang membosankan, tetapi kitalah yang terkadang tidak bisa mengolah waktu yang indah menjadi menyenangkan.

Read the rest of this entry »

Hari ini, Sabtu, 7 Agustus 2010, kutulis secarik kisah kehidupanku, tak ada maksud untuk apapun, aku hanya ingin berbagi. Semoga menjadi sebuah inspirasi untuk seluruh kawan-kawan seperjuangan yang lain, tetaplah optimis walau semuanya tak sesuai keadaan, Tetaplah yakin bahwa semua ini Allah sudah atur seindah mungkin.

Perjalan ini kuawali dari kegagalan yang kualami untuk kesekian kali, yang sudah membuatku berputus asa, tetapi kekuatan Allah selalu menopangku agar selalu berdiri, melawan semua ketidakberdayaanku, satu hal yang selalu ada dalam hidupku, ketika Allah memberiku kesempatan dan jalan, disitulah aku sebenarnya bisa berdiri, aku bisa bertahan, dan Allah beri itu untukku bukan untuk meratapi kegagalan yang terjadi, tetapi ada taman kupu-kupu yang indah, walaupun aku harus menunggu mereka menjadi kepompong.

Read the rest of this entry »

Bekasi, 08 Desember 2011

10 Muharram yang lalu, merupakan sebuah momen yang menarik, lebaran anak yatim, itu yang bapak, mamah, paman, bibi, kakek, dan nenek bilang. Kadang mungkin kita sering berpikir, capek-capek amet ngurusin orang lain, urusan diri sendiri aja ga beres-beres, tapi sob gue punya keyakinan mungkin aja Allah memberi jalan setiap urusan kita lewat urusan orang lain yang coba kita urus. Berbagi insya Allah gak akan buat kita miskin.

Read the rest of this entry »

22 NOVEMBER 2011

 

Gue paling suka kalau ada hujan. Gue juga nggak ngerti kenapa gitu, gue suka aja sama bau tanah yang dibasahi air, gue suka mendungnya, gue suka tetesan airnya, gue juga suka sejuknya. Meski orang tua , nenek, ataupun bibi gue pasti uring-uringan kalau ada hujan, JEMURAN ANGKAT!, apalagi kalau hujannya gede orang tua gue pasti lebih deg-degan, maklum kalau rumah didaerah banjir, selalu siaga setiap saat.

Read the rest of this entry »

Hari ini gue (angin-anginan deh, kadang gue, kadang aku, kadang nida, maunya apa seehh?) mau cerita tentang kereta dan segala yang berhubungan dengannya. Kereta, jalan kereta dan segala yang berkaitan dengannya punya banyak misteri tapi kereta dan segala perangkat pendukungnya tetap aja menarik untuk dibahas dan dipandang. Meskipun gue pribadi baru satu kali seumur hidup naik kereta, itu juga jurusan bekasi-bandung, tapi tetep aja exited. Secara ya, rumah gue yang sekarang, alamat banget, mau lewat jalur utara, selatan, timur, barat, pasti lewat perlintasan kereta, walaupun gue baru sekali naek kereta, tapi liatnya tiap hari Bo. Alhamdulillahnya, baru2 ini (ya beberapa tahun lalu lah), ada inovasi baru yakni under pass, jalan dibawah rel kereta, so sekarang ada satu jalur yang tidak perlu melewati rel kereta.

Read the rest of this entry »

22 NOVEMBER 2011

Emang, kalau yang namanya ide nulis angin-anginan. Seadanya inspirasi yang ada, seadanya ide yang lewat, dan seadanya waktu yang disempatkan. Tapi gue juga bingung, kenapa akhir-akhir ini tulisan gue berbau melankolis, meski tidak dapat dipungkiri sangguinis gue juga gak ilang-ilang banget. Nah karena tulisannya rada melankolis. Hari kemarin, mamah tercinta minta tolong mengirimkan dokumen via email, ya sama lah kaya orang-orang lain, emailnya sih cuma 5-10 menit, itu juga kelamaan attach filenya, sisanya ngalor-ngidul.

Pas buka sebuah jejaring sosial yang masih jadi trend, facebook, abis itu klik-klik grup-grup yang diikutin, pas disitu ada sebuah link menarik dari teman, http://rinaldimunir.wordpress.com/2011/11/19/bapak-tua-penjual-amplop-itu/ , mengenai bapak tua penjual amplop, ternyata banyak orang diluar sana yang masih peduli dengan orang lain, Subhanallah.

Read the rest of this entry »



Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam,

Hari ini jum’at, 28 Januari 2011, di ujung malam ini, aku ingin berbagi, berbagi cerita dan makna, maaf jika keluhku membuat kau ikut mengeluh, maaf jika perihku membuatmu luka. Entah apa yang direncanakan Allah untukku, untukku yang terkadang masih berpaling dari-Nya.  Ini kisahku hari ini, hanya satu hari, namun perjalan ini terasa panjang, begitu menjuntai, dan aku tersadar, aku hanyalah manusia biasa, bisa menangis, tertawa, mau pun diam seribu bahasa.

Read the rest of this entry »

Assalamualaikum sobat nd,

Mumpung lagi ada inspirasi nih, sekalian memanfaatkan waktu luang di tengah waktu sempit (bingung ??? sama sih). Cerita kali ini tentang pengalaman pertama nida naik pesawat terbang, di ulang ya! Pesawat terbang. Meskipun banyak pesawat yang ada di bumi, seperti pesawat telepon, pesawat radio, tetapi ini dia kisah seru dari mesin bersayap ini.

Read the rest of this entry »

Sumber gambar : travelblog.com

Hari ini, Sabtu, 7 Agustus 2010, kutulis secarik kisah kehidupanku, tak ada maksud untuk apapun, aku hanya ingin berbagi. Semoga menjadi sebuah inspirasi untuk seluruh kawan-kawan seperjuangan yang lain, tetaplah optimis walau semuanya tak sesuai keadaan, Tetaplah yakin bahwa semua ini Allah sudah atur seindah mungkin.

Read the rest of this entry »

Hari ini mentari terlihat tidak bersahabat, mendung, awan kelabu pun perlahan menutupi, Entah mengapa. Disaat beberapa kawan lain sibuk mencari tempat untuk nonton piala dunia perdana, dan kawan lainnya mempersiapkan euforia piala dunia, aku masih terlihat kurang bersemangat, bukan karena bola, tapi sesuatu hal yang mengganjal sejak 3 hari lalu, padahal jujur aku sangat sekali suka bola, bola adalah inspirasi, bagiku bola bukan hanya sebuah permainan, tapi cobalah kita melihat bola dari sudut pandang lain, ketika kita berada di lapangan seolah-olah itu panggung kehidupan, ketika bermain seolah-olah kita sedang menjalaninya, bukan egoisme yang ditunjukkan untuk menjadi bintang yang mendapatkan sepatu emas saja, tetapi bagaimana kita bekerja sama dan menaruh pula harapan pada orang lain untuk mendapatkan tujuan mulia, kemenangan, kemenangan dengan arti luas, bukan hanya aku yang memasukan gol, atau temanku, tapi semua orang yang di sekitarku. Bagiku bola bukanlah sekedar permainan yang harus berakhir ricuh, tapi bagaimana kau menghargai teman, menghargai perjuangan, dan yang terpenting adalah berbuatlah yang terbaik, bukan untuk dirimu tetapi orang-orang disekitarmu.

Rasa tak semangat itu kembali ku enyahkan, ku coba untuk mencari topik baru, menghilangkan segala sedih yang ada, tapi entah mengapa, bukannya aku mencari hal yang lebih inspiratif, tetapi malah mentertawakan dan menjahili seorang kawan, aku tertawa lepas, tapi sejujurnya tak bermanfaat, kesenangan sesaat. Rasa ini masih hambar, aku masih gelisah, mungkin Allah tak mengendaki kebahagian dengan cara buruk, menjahili orang lain. Astagfirullah.

Pukul 14.00, aku dan beberapa kawanku bergegas menjenguk seorang dosen kami, dosen yang baik dan juga inspiratif, memang kami sudah berencana sejak rabu lalu, tetapi selalu saja ada halangan, entah aku sendiri yang tidak memprioritaskan atau entahlah …

Sejujurnya, sejak aku tidak menjadi mahasiswa kedokteran dan beberapa hal yang membuat traumatik menstimulus syaraf-syarafku untuk mengatakan ‘aku takut’, ya memang aku memiliki ketakutan yang berlebihan pada rumah sakit dan kawan-kawannya, dulu pernah sewaktu kecil sebuah operasi harus ku jalani, pengambilan dalah hampir 7 kali, dan karena usiaku masih kecil semua itu tidak jadi, alhasil aku hanya merasakan sakit yang teramat sangat. Lain lagi dengan klinik di sekitar rumahku, seorang dokter yang kini sudah almarhum, mengambil plester luka dan gunting, aku menjerit, karena ku pikir akan dioperasi, padahal beliau hanya ingin mengobati luka dikakinya, aneh. Namun sejak aku berambisi menjadi dokter, semuanya ku hilangkan, dulu yang takut, sekarang mencoba sok berani, padahal jadi salah tingkah, tetap saja gemetar. Tapi entah, tidak bermaksud frustasi, tapi semua ketakutan itu muncul kembali, sejak aku melihat seorang tertabrak hingga luka parah, hingga adikku masuk rumah sakit, dan hal-hal menakutkan lainnya, yang membuatku takut dan selalu berfikir negatif tentang semua itu.

Meski keadaan itu perlahan mulai ku coba, meskipun terkadang aneh, aku cukup ahli mengambil sampel darah dalam volume amat kecil, karena biasanya ketika aku diperiksa darah, aku selalu mengambilnya sendiri, tak mau dengan orang lain, alhasil semuanya terlihat aneh. Ya meskipun begitu, aku terus berusaha, dan semua itu sedikit reda sejak kakekku meninggal dunia, beliau meninggal karena tak bisa mendapatkan darah dengan golongan sama, dan semenjak itu, jika aku ada kesempatan dan kondisiku memungkinkan aku mulai mencoba berdonor, meski aku harus melawan jarum suntik yang sebenarnya tidak begitu sakit tapi fobiaku yang berlebihan, meskipun darahku terlampau banyak orang memiliki, tetapi apa salahnya, semoga tak ada orang lain yang mengalami hal seperti kakekku.

Masih seputar rumah sakit, ketika ku datang ku mendapati ruang GICU, seolah semua itu hadir kembali. Rumah sakit yang sama ketika kakekku berpulang, kondisi yang sama, sedih. Dengan sedikit gemetar aku memberanikan diri masuk ke ruangan yang menurutku menakutkan. Dan seketika perasaanku luluh, melihat beberapa orang dalam pembaringan, semuanya sedang melawan sakit yang teramat sangat, pacu jantung bekerja, belalai-belalai menyakitkan terpasang, semua dokter dan perawat sibuk mengamati kondisi pasien,  semua tegang, doa-doa berpilin ke langit memohon kesembuhan kepada Sang Khalik. Sedih, betapa seharusnya aku bersyukur dengan keadaanku sekarang, Allah masih memberiku nikmat sehat, ketika sakit datang semuanya tidak berguna, uang, jabatan, atau kehidupan dunia lainnya, tapi hanya sehat yang diinginkan. Perih, melihat seorang pasien jantungnya melemah dan semuanya sibuk, aku masih terdiam, aku tak bisa berbuat apa-apa. Dan ketika sampai aku melihat dosenku, rasanya perasaan ini berkecamuk, entah, entah apa lagi yang kurasakan saat itu, dosenku yang selalu semangat dan inspiratif, kini sedang berjuang melawan sakitnya, semoga Allah berkenan memberi kesembuhan, Allah tau apa yang terbaik untuk hamba-Nya, “Pak, terima kasih banyak untuk segala ilmunya, semoga cepat sembuh, terus semangat berjuang, dan semoga keluarga bapak terus semangat dan diberi kekuatan, Semoga Allah memberikan kesembuhan” Tanpa sepatah katapun, aku kembali keluar. Perih sekali hati ini, aku jadi teringat kondisi kakekku dulu, sama, aku harus merasakan hal yang sama, sama perihnya.

Terkadang kita sering lupa, bahwa Allah selalu memberi keindahan dan kenikmatan yang tiada duanya, akal untuk berpikir, paru-paru untuk bernafas, dan segala kenikmatan lainnya, namun sering sekali tidak bersyukur dan memanfaatkan sebaik-baiknya. Dan kita terkadang mengagungkan dunia, tanpa kita sadar bahwa kehidupan yang sebenarnya akhirat. Kita lupa.

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”
QS. ar-Rahman (55) : 13

Papan pengumuman di luar ruangan tersebut bertuliskan nama pasien, alamat, dan umur, semuanya bervariasi, bukan hanya tua muda ataupun hal-hal spesifik lainnya, dan aku sadar semua ini rencana Allah, semua ini menjadi hikmah. Keluarga pasien setia menunggu dan berdoa sekuat tenaga semoga secercah harapan datang, tidak ada kata pesimis, Jika Allah berkehendak, semuanya mungkin, Kun Fayakun ….

Ya Rabb, yang menguasai hati-hati ini, mungkin hati ini resah karena ujian, mungkin hati ini gelisah karena hal yang tak bermanfaat, dan mungkin syukur ini tak pernah yakin  ku lakukan. ‘Aku ikhlas dan aku bersyukur’ dan kata itu hanya di mulut, tidak merasuk ke dalam hati, menstimulus otak, dan menghantarkan pesan ke seluruh tubuh, aku salah. Ya Rabb, semoga jika Engkau memberiku kesempatan, berikanlah aku kekuatan untuk memanfaatkan sebaik-baiknya, jangan jadikanku hamba yang merugi …. Karena sesal tidak pernah bisa mengembalikan semua yang terjadi ….

Menjadi orang yang kuat, tegar dan bijak, bukan mengandalkan ketakutan ataupun traumatik, masa lalu itu penting, tapi bukan untuk menghambat berbuat baik, trauma itu ada tetapi bukan bayangan kehidupan. Bersyukur dan ikhlas menghadapi semua, Allah tau jalan yang terbaik, dan semuanya itu mungkin membuat kita lebih dewasa dan lebih memaknai hidup, belajar menjadi insan yang lebih baik. Insya Allah….. Amin Ya Rabbal ‘alamin

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.